Mungkin banyak yang mengira kalau tinggal di Bali pasti sering main ke pantai. Menikmati sunrise di pantai ini, lalu sunset di pantai itu.
Dugaan yang nggak sepenuhnya salah sih, tapi kadang yang terjadi justru sebaliknya.
“Kita tinggal deket pantai, kok jarang main ke pantai ya?” isi obrolan saya dengan suami dan anak-anak di awal bulan lalu.
Bukan karena nggak suka, tapi kadang setiap weekend malah udah pada punya urusan masing-masing. Les gambar lah, nge-zoom lah, janjian sama teman lah.
Makanya pas habis rapotan kenaikan kelas pekan lalu kami langsung berencana main ke pantai Melasti dekat rumah.

Liburan di Dekat Rumah
Pantai Melasti hanya berjarak kurang lebih 20 menit dari rumah. Kami berkendara dengan berbekal pakaian renang, pakaian ganti, beberapa camilan, dan sunsreen. Jam menunjukkan pukul 07.00 lebih beberapa menit. Kami naikkan barang-barang ke atas motor.
Si KK satu motor dengan saya, dan adik Akbar dengan ayahnya.
Berangkatlah kami berempat. Hari itu langit cerah bukan main. Sampai-sampai jam tujuh pagi rasanya seperti sudah jam sepuluh. Cukup terik, tapi masih nyaman di kulit.
Hangat matahari makin menjadi saat kami gelar alas duduk dan beberapa barang bawaan lainnya.
Sebelum pada nyebur ke air, saya ajak berfoto dulu. Karena kalau udah kuyup mereka pasti ogah diajak cekrak-cekrek.
Masuk ke pantai Melasti kami dikenai 2 jenis tarif.
Ada tarif pengunjung domestik Rp 10.000 pet orang dikalikan 4, dan tarif motor Rp 3.000 per motor dikalikan 2 motor. Jadi untuk masuk total kami membayar Rp 46.000,-
Harga bisa berbeda untuk turis dan kendaraan roda empat ya.

Melasti Bisa Jadi Opsi Saat ke Bali
Kalau kalian melancong ke Bali bagian Selatan, sempatkan mampir ke pantai yang pasirnya putih bersih, sangat pas dikunjungi saat pagi karena suasana lebih cozy.
Kalau sore hari suasana lebih ramai. Ada pertunjukan kecak dan romantic ambience.
Buat kalian yang punya budget lebih, boleh mencoba pilihan beach club di sana. Pastikan survey harga dan menu terlebih dahulu ya supaya nggak boncos anggaran.
Kalau mau menikmati pantai seperti saya dan keluarga juga bisa. Cukup bawa pakaian renang, pakaian ganti, bawa juga sabun dan shampo supaya bebersih lebih maksimal.
Sertakan juga alas duduk dan kudapan yang bisa dinikmati sembari menikmati pantai.
Pilihan waktu bisa pagi atau sore. Pagi enaknya di jam 07.00,sore hari enaknya di sekitaran jam 16.00 atau 17.00.
Pilihan seperti ini bisa lebih ramah di kantong. Pengeluaran hanya di tiket masuk, parkir, dan makanan yang dibawa.
Oh iya, bisa juga memesan sepasang long chair lengkap dengan payung besar di tengah.
Kemarin saya sempat tanya ke Bli Putu yang waktu itu sedang menjaga lapak persewaan, dia informasikan harga sewanya sekitaran Rp 200.000,- untuk sepasang long chair.

Wisata Pantai dan Momen Bonding
Asik juga menikmati wisata pantai bersama keluarga. Selain wisata alam yang memang membawa suasana menyegarkan. Bisa juga jadi momen bonding keluarga.
Sehari-hari Anak-anak bisa dibilang jarang ketemu ayahnya. Karena jam kerja ayahnya berbeda dengan jadwal sekolah anak-anak. Jadilah momen berenang bareng jadi saat berkumpul yang menenangkan.
Terlebih lagi momen menyantap camilan yang dibawa dari rumah, jadi momen kebersamaan yang seru untuk dilakukan secara rutin.

Konon momen bonding memang mesti rutin, karena bisa berpengaruh ke efektivitas komunikasi orangtua dan anak.
Makin terkoneksi, makin mudah saat kita ingin ngobrol dengan mereka yang notabene beda era dengan kita yang rata-rata lahir di era milenial ini.
Grounding di Pasir Pantai
Buat kalian yang tidak suka mandi di pantai, opsi lainnya bisa dengan jalan di sekitar bibir pantai tanpa alas kaki. Sensasi hangat dan bergerigi pasir pantai bagus banget untuk grounding.
Sesekali ombak membawa air laut dan mengenai kaki kita. Rasa dingin sejuk seketika mengantarkan rasa bahagia. Buat saya yang memang butuh rutin grounding, momen ini pasti akan saya manfaatkan dengan baik.

Jadi, kalau kalian tipe suka pantai jangan lewatkan Melasti Beach di daftar wisata kalian saat ke Bali ya. Apalagi kalau wisata bareng keluarga atau sahabat. Suasana pantai bisa membantu menyegarkan pikiran, melepas stres, dan menaikkan mood baik.
